LAMPIRAN PENDUKUNG LAPORAN PTK
Selasa, 07 Desember 2021
LAMPIRAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS / PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH
Jumat, 15 Oktober 2021
Ceritaku di Tahun 2021
Diawali dengan sampainya kami sekeluarga kecuali Ayah (orang tuaku) dari jalan-jalan ke luar kota, Ayah mulai sedih ku tinggal. Apa lagi saat 2021 di bulan Januari merupakan bulan ke 10 Corono-19 menghampiri Indonesia, maka Ayah sering ku tinggal di rumah jika ku keluar rumah. Dari situ lah kegembiraan Ayah mulai menurun sehingga semangat jalan juga menurun. Untuk merayunya, ku bawa jalan-jalan kunjungi family yang masih diingatnya dan itu menghibur hatinya, tetapi itu dihari Sabtu dan Minggu saja. Masih banyak mintanya yang tidak ku penuhi untuk jaga kesehatan dan tetap semangat dalam jalani kehidupan yang diberikan Allah SWT. Alhamdulillah pada 7 Maret 2021 kami merayakan ulang tahun Ayah ke 90 tahun. Yang ikutan acara tersebut hanya keluarga Adikku dan Keluargaku saja karena keluarga Kakakku tak berani keluar dari rumah. Ini fotonya di bawah:
Mereka berdua yang tiada dalam kurun waktu yang berdekatan, Semoga diampuni segala dosanya, Aamiin.
Foto berempat yang terakhir
Esok tiada lagi foto bersama Ayah dan Adikku yang kusayangi ....
Terlihat sehat dan kompak hadapi masa depan. Setelah Maret, Ayah ngambek karena ditempat makan tersebut Ayah tak diberikan ice cream. Setiap kesempat berucap, beliau selalu minta ice cream dan sudah diberi pengertian tak boleh makan Ice Cream tetap tidak bergeming dari ice creamnya. Jika diberi Ice Cream, batuk dan saat Batuk gimana kalau orang memandangnya corona padahal orang tua itu biasa batuk. Serba salah dengan suasana seperti ini dan waktu berlalu dengan cepat dan waktu Ayah yang ditentukan Allah SWT sudah habis, Beliau sudah menjaga ku 55 tahun 5 bulan 24 hari. Dengan kepergian Beliau, badan ku ambruk dan kesehatanku menurun dan kesehatan Adikku juga Ambruk karena kami merasa kami paling disayangi Ayah, tetapi kami harus jalani kehidupan selanjutnya yang tidak berhenti sampai di sini. Acara 7 hari kami masih bisa mengadakannya dengan normal, acara 40 hari Ayah merupakan puncak kelelahan Adikku dan Aku dalam melaksananya dan disaat orang lain mengaji untuk Ayahnya Dia tertidur di kamar Ayah. Setelah 40 hari Ayah, keluargaku tak ada yang keluar rumah dan makan dengan makanan yang ada di rumah saja sebagai penambah tenaga, tetapi Adikku yang sudah punya penyakit maag tak bisa dengan makanan yang ada di rumahnya saja karena yang dirumahnya bukan makanan lembek. Saat ku telpon wajahnya pucat dan tidak bergairah untuk menyapaku, tetapi Saya juga tidak bisa keluar rumah karena sakit juga, tetapi mataku masih bergairah jika lihat makanan. Tanggal 23 Juni 2021 setelah kepergian Ayah Tanggal 9 Mei 2021 kutemui Adikku agar makan regal walau sepotong yang penting masuk makan dan ku percayakan kepada keluarganya agar bisa memberinya makan regal. Ternyata paginya tanggal 24 Juni 2021 keluarganya memanggil ku tuk antarkan Adikku ke Rumah Sakit dan di sini tempat Adikku menutupkan matanya yang terakhir. Manusia berencana Allah yang mengatur, saat Ayahku ada, Adikku selalu berucap ke Ayah untuk menjagaku karena Dia merasa paling kuat dan lebih pintar dari kami (kakak-kakaknya). Guncangan kedua membuat luka sehingga tak berani melihat foto Adik dan Ayah selama 3 bulan atau bertemu dengan anak-anak Adik. Alhamdulillah Anak Bujangku menghiburku dengan berita mau melamar anak gadis, langsung tidak pikir panjang apakah ada dana atau tidak maka ku Iyakan saja permintaannya sambil mengajak anak bujanganku untuk berdoa agar yakin dengan Allah. Jika kita yakin dengan Allah maka Tentara Allah nanti yang membantu, Aamiin. Tak terasa acara perkenalan laki ke perempuan, perempuan ke laki, lamaran dan akad nikah sudah terlewati dari Agustus sampai pertengahan Oktober tepatnya tanggal 13 Oktober 2021, begitu cepat memang dan itulah jalan yang sebaiknya disegerakan. Semoga Sakinah, Mawadah wa Rahmah ya Anak dan Menantuku ... Aamiin .....
Minggu, 23 Mei 2021
DAFTAR ISI BUKU TAHLIL
DAFTAR ISI
Surat Al Fajr: Q.S. 89: 27 - 30
Mengenang Almarhum/Almarhumah
Foto Almarhum/Almarhumah
Kata Pengantar dari Keluarga
Daftar Yang Mencintai
1. Transliterasi
2. Mukadimah
3. Daftar Isi
4. Kandungan Surah Al-Fatihah
5. Surat Al-Fatihah
6. Kandungan Surah Al-Ikhlas
7. Surat Al-Ikhlas
8. Kandungan Surah Al-Falaq dan Surah An-Naas
9. Surat Al-Falaq
10. Surah An-Naas
11. Keutamaan Ayat Kursi
12. Ayat Kursi
13. Keutamaan Surah Yasiin
14. Surat Al-Yasiin
15. Do’a setelah membaca surah Yasiin
16. Tahlil 1 – 25
17. Do’a Tahlil
18. Do’a Khusus Bagi Mayit
19. Do’a Bagi Keluarga Yang Mendapat Musibah
20. Do’a Ziarah Kubur
21. Do’a Mohon Ampun Untuk Orang Tua
22. Do’a Setelah Sholat Fardhu
23. Do’a Selamat
24. Do’a Sholat Hajjat
25. Do’a Setelah Sholat Tahajud
26. Do’a Setelah Sholat Dhuha
27. Do’a Nishfu sya’ban
28. Do’a Akhir Tahun Hijryah
29. Do’a Awal Tahun Hijriyah
30. Do’a Sayyidul Istighfar
31. Do’a Mohon Husnul Khaatimah
32. Do’a Diberi Anak Sholeh (Ibrahim 14: 40 – 41, An-Naml 27: 19, Nuh 71: 28)
33. Shalawat Nariyah
34. Shalawat Munjiyat
35. Shalawat Badar
36. Shalawat Nabi ya Salam Alika
37. Surah Al Lukman
38. Surah Al Mulk
39. Surah Al Waqi’ah
40. Surah Ar-Rahman
41. Surah As-Sajdah
42. Ayat Al Mukminun 12 – 14, Al Baqarah: 233, Luqman: 12 – 14, Al Ahqaf: 15, Maryam: 18 – 22, Yusuf: 1 – 6, As-Sajdah: 7 – 8, Al Mursalat: 20 – 23, .
43. Praktek Sholat Wajib
44. Praktek Sholat Jenazah
45. Asmaul Husna
Kehilangan
Kehilangan bukan hanya sekedar kalimat yang perlu kita pahami sebagai hal sesuatu yang hilang.
Satu kesempatan yang harus kita ambil sebelum kehilangan harus kita syukuri dengan penuh nikmat.
Sesudah hilang maka semua resiko yang dihadapi adalah jalannya Allah SWT mendewasakan kita.
Begitulah yang ku hadapi saat ini, ingin ku mengadu kepada yang kupercaya, mereka punya masalah.
Masing-masing masalah yang berbeda ditempat yang berbeda dan suasana berbeda, gagalkan ku cerita.
Hanya kepada Allah SWT yang Maha Kuasa dengan segala tentara yang mudah datang membantu.
Ku percayakan masalah dan takdirku membawaku lebih dewasa untuk menjadi Hamba Allah SWT.
Taqwa, Taat, Patuh, Disiplin, Amanah, Bersangka Baik kepada Allah SWT menentramkan hati.
Semoga Kami termasuk orang yang menjaga lisan, perkataan dan perbuatan sesuai dengan Al Qur'an.
Yang mengenang Mu Ayah, Ibu dan Anakku semoga termasuk dalam penghuni Surga Firdaus.
Aamiin.
Kamis, 29 April 2021
Cara Menasehati Menurut Al Qur'an
CARA MENASEHATI MENURUT AL QUR’AN
103.3 saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran. (QS: Al Asr: 3)
16.125 Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. (QS: An Nahl: 125)
20.44
Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah
lembut. (QS: Thoha: 44)
3.159 Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya”. (QS: Ali Imran: 159)
17: 23 Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia”. Al-Isra’ 23
64: 24 Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan“. (An nur: 24)
10: 11 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” (QS. Al Hujurat: 11)
2: 263 “Perkataan yang baik dan pemberian ma’af lebih baik dari pada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti.Allah Maha kaya, Maha Penyantun“ (QS. Al-Baqarah: 263)
55: 4 Mengajarnya pandai berbicara (Ar Rahman: 4)
2: 83 “Bertutur katalah yang baik kepada manusia.“(QS. Al-Baqarah: 83)
33: 70 “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah Perkataan yang benar. “ (QS. Al-Ahzab: 70)










