A. KEPRIBADIAN dapat nilai 5
1. Sebagai seorang guru, saya memiliki makna hidup yang sejalan dengan prinsip moral dan agama yang saya anut. D
a. Tidak Sesuai b. Kurang sesuai c. Sesuai d. Sangat sesuai
2. Saya menerapkan ajaran moral dan agama dalam aktivitas sehari-hari sebagai seorang guru. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
3. Saya melakukan refleksi diri untuk meningkatkan religiositas saya sebagai seorang umat beragama dan sebagai seorang guru. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
4. Saya berkolaborasi dengan rekan sejawat dalam menyusun program sekolah yang berkaitan dengan penerapan prinsip moral dan agama dalam kegiatan pembelajaran. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
5. Saya memberikan pendampingan bagi rekan sejawat yang membutuhkan bimbingan dalam menerapkan prinsip moral dan keagamaan dalam menjalankan profesi sebagai guru. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
6. Saya memahami strategi pengelolaan emosi yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi kelas yang tidak kondusif. D
a. Tidak paham b. Kurang paham c. Paham d. Sangat paham
7. Saya mampu menerapkan strategi pengelolaan emosi saat menghadapi hambatan ketika bekerja sama dengan warga sekolah. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
8. Saya merancang perbaikan strategi pengelolaan emosi yang saya terapkan dalam bekerja sebagai guru, berdasarkan hasil evaluasi pengelolaan emosi yang saya lakukan. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
9. Saya dan rekan sejawat berkolaborasi dalam merancang strategi pengelolaan emosi dalam perilaku kerja sebagai guru, berdasarkan hasil refleksi yang kami lakukan bersama. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
10. Saya memberikan pendampingan kepada rekan sejawat yang mengalami kesulitan dalam menerapkan pengelolaan emosi yang efektif sebagai seorang guru. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
11. Saya aktif menyosialisasikan penerapan kode etik guru kepada rekan sejawat. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
12. Saya menjunjung tinggi profesionalitas dalam menjalankan peran sebagai guru, sebagaimana dijelaskan dalam kode etik guru. D Tidak sesuai Kurang sesuai Sesuai Sangat sesuai
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
13. Saya merancang peningkatan penerapan kode etik guru dalam bekerja, berdasarkan hasil refleksi diri yang saya lakukan. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
14. Salah satu Semboyan Pendidikan dari Ki Hajar Dewantara adalah Tut Wuri Handayani. A Sangat benar Jarang Salah Tidak sesuai
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
15. Saya berbagi praktik baik penerapan kode etik guru dalam berbagai situasi pembelajaran bersama rekan sejawat. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
16. Saya membimbing rekan sejawat untuk selalu menjadikan kode etik guru sebagai panduan dalam mengambil keputusan di pekerjaan. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
17. Saya memahami pentingnya melakukan refleksi diri bagi guru, sebagai salah satu bentuk pengembangan kualitas diri dan profesionalitas guru. D
a. Tidak paham b. Kurang paham c. Paham d. Sangat paham
18. Saya melakukan refleksi diri sebagai proses perancangan pengembangan diri yang ingin saya lakukan untuk peningkatan kompetensi saya sebagai seorang guru. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
19. Saya mendiskusikan hasil refleksi diri saya dengan guru lain untuk memperoleh umpan balik terhadap proses refleksi yang saya lakukan. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
20. Saya melakukan refleksi dengan rekan sejawat untuk menggali kebutuhan perencanaan pengembangan diri sebagai guru, agar dapat mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
21. Saya membimbing rekan sejawat dengan memberikan umpan balik yang konstruktif terkait perencanaan kebutuhan pengembangan diri yang telah direncanakannya. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
22. Saya mengetahui kegiatan pengembangan diri yang saya butuhkan sebagai seorang guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. D
a. Tidak sesuai b. Kurang sesuai c. Sesuai d. Sangat sesuai
23. Saya berpartisipasi aktif dalam berbagai komunitas belajar atau organisasi profesi guru, untuk meningkatkan kemampuan diri dalam kegiatan pembelajaran. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
24. Saya melakukan refleksi terhadap area pengembangan diri yang saya butuhkan, kemudian membuat perencanaan kegiatan pelatihan ataupun pembelajaran mandiri yang perlu saya laksanakan dalam rentang waktu tertentu. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
25. Saya dan rekan sejawat saling berbagi praktik baik pengembangan diri yang adaptif untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
26. Saya memberikan umpan balik secara berkala terhadap proses pengembangan diri yang dilakukan oleh rekan sejawat, untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
27. Saya mengetahui berbagai manfaat dari pengembangan diri yang dilakukan oleh guru secara mandiri maupun terpimpin terhadap kualitas pembelajaran peserta didik. D
a. Tidak sesuai b. Kurang sesuai c. Sesuai d. Sangat sesuai
28. Saya menerapkan hasil pengembangan diri dengan menyusun materi ajar yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan maupun minat peserta didik. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
29. Saya meminta umpan balik dari peserta didik terkait model, metode, strategi, dan teknik pembelajaran yang diterapkan di kelas, sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
30. Saya berkolaborasi dengan rekan sejawat dalam merancang program kolaboratif untuk meningkatkan pembelajaran peserta didik, berdasarkan hasil pengembangan diri yang kami lakukan. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
31. Saya mendampingi rekan sejawat dalam menerapkan hasil pengembangan dirinya agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
32. Saya berusaha membangun interaksi empatik dengan peserta didik agar saya dapat memahami sudut pandang dan perasaan peserta didik dalam proses pembelajaran. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
33. Saat berinteraksi dengan peserta didik, saya menempatkan diri dalam sudut pandang sebagai peserta didik agar dapat lebih memahami perasaan mereka. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
34. Saya meminta umpan balik dari peserta didik terkait cara saya berinteraksi dengan mereka, sebagai bahan evaluasi dalam merancang strategi dan teknik interaksi yang lebih efektif dalam kegiatan pembelajaran ke depannya. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
35. Saya bekerjasama dengan rekan sejawat untuk mengimplementasikan strategi dan teknik interaksi yang aktif dan empatik terhadap peserta didik, guna meningkatkan kualitas pembelajaran. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
36. Saya membimbing rekan sejawat agar dapat meningkatkan kemampuannya untuk melakukan interaksi yang aktif dan empatik dalam pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
37. Saya meyakini bahwa seluruh peserta didik berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam proses pembelajaran. D Tidak sesuai Kurang sesuai Sesuai Sangat sesuai
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
38. Saya mengapresiasi setiap pendapat yang disampaikan oleh peserta didik di kelas, agar mereka merasa dihargai dan menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
39. Saya merancang strategi dan langkah solutif untuk meningkatkan kemampuan dalam menghargai hak peserta didik pada proses pembelajaran, berdasarkan hasil refleksi diri yang saya lakukan. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
40. Saya dan rekan sejawat saling merefleksikan tantangan dalam membangun kebiasaan menghargai hak peserta didik, sebagai bahan evaluasi untuk merancang strategi yang lebih baik. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
41. Saya membimbing rekan sejawat yang memiliki kesulitan dalam membangun kebiasaan untuk menghargai hak peserta didik. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
42. Terdapat tujuh hari dalam satu minggu adalah pernyataan yang benar. B Tidak sesuai Benar Jarang Tidak setuju
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
43. Saya memahami gejala serta penanganan yang dapat dilakukan oleh guru di sekolah apabila terjadi hal-hal yang mengancam keselamatan peserta didik. D Tidak paham Kurang paham Paham Sangat paham
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
44. Saya senantiasa melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap hal-hal yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
45. Saya mengevaluasi upaya yang telah saya lakukan untuk mencegah perundungan dan/atau kekerasan seksual di sekolah, kemudian merancang perbaikannya. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
46. Saya berkolaborasi dengan rekan sejawat yang memiliki keahlian dalam bidang bimbingan konseling untuk meningkatkan kewaspadaan para guru terhadap adanya kekerasan yang mungkin dialami oleh peserta didik. D
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
47. Saya membimbing rekan sejawat dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran antiperundungan dan antikekerasan seksual di kelas. C
a. Tidak pernah b. Jarang c. Sering d. Selalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar